SOPPENG — Penjualan tanah sawah di Cennae, Desa Watu, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, yang disebut atas nama Sangga, menuai persoalan. Hibe diduga menjual tanah tersebut kepada Iskandar tanpa sepengetahuan saudaranya, Tarmin, semasa hidupnya.
Diduga Dijual Sepihak, Tanah Sawah di Cennae Soppeng Terancam Berujung Sengketa Hukum

Iklan
Mustan, anak almarhum Tarmin, menyatakan keberatan atas penjualan tanah tersebut dan berencana menempuh jalur hukum guna memperjuangkan hak yang dinilainya berkaitan dengan objek tanah yang dipersoalkan.
Iklan
Sebagai langkah awal, pihak Mustan akan melayangkan surat somasi kepada Hibe dan Iskandar, dengan tembusan kepada Pemerintah Desa Watu, untuk meminta klarifikasi serta penyelesaian atas persoalan tersebut.
Mustan menegaskan, langkah hukum akan ditempuh apabila persoalan itu tidak mendapatkan penyelesaian yang jelas. Ia berharap riwayat kepemilikan dan proses penjualan tanah sawah tersebut dapat diperiksa secara terbuka berdasarkan dokumen serta bukti yang sah.
Pernyataan tersebut disampaikan kepada media pada Rabu (14/10/2026). Hingga berita ini diterbitkan, keterangan dari pihak Hibe, Iskandar, dan Pemerintah Desa Watu masih diperlukan untuk memperoleh informasi yang berimbang.
Persoalan ini diharapkan dapat diselesaikan melalui klarifikasi dan mekanisme hukum yang berlaku agar status kepemilikan tanah menjadi jelas serta tidak menimbulkan sengketa berkepanjangan.(Red)
Iklan
Berita Lainnya

PT SPP Diduga Kerjakan Proyek Manajemen Building PLN Berpagu Rp68 M Lewat Penunjukan Langsung, Isu Anak Emas Wadirut Mencuat
Jakarta ·

Polres Soppeng Gelar Operasi Patuh 2026, Kapolres Tekankan Keselamatan Berlalu Lintas
Daerah ·

129 Tahanan Huni Rutan Watansoppeng, Kasus Narkoba Mendominasi
Daerah ·

Hutama Karya Kembangkan Rest Area KM 118 Tol Kutepat, Dukung Wisata Danau Toba dan UMKM Lokal
Nasional ·