SOPPENG — Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Soppeng, Hj Suarni Suwardi, mendorong kader PKK dan Kader Keluarga Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (KISAK) menjadi penggerak kesadaran masyarakat dalam mewujudkan tertib administrasi kependudukan.
Hj Suarni Dorong Kader PKK Jadi Penggerak Tertib Administrasi Kependudukan di Soppeng

Iklan
Hal itu disampaikan Hj Suarni saat membuka Sosialisasi KISAK tingkat Kabupaten Soppeng yang berlangsung di Aula Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan diawali dengan pelantikan Kader KISAK yang berasal dari delapan kecamatan. Para kader ditetapkan melalui Surat Keputusan Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng Nomor 06/Kep/PKK.Kab/IX/2026 tentang Penetapan Kader Keluarga Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan Tingkat Kabupaten Soppeng Tahun 2026.
Di hadapan para kader, Hj Suarni menegaskan bahwa administrasi kependudukan merupakan bagian penting dalam kehidupan keluarga. Berbagai dokumen, seperti Kartu Keluarga, KTP elektronik, Kartu Identitas Anak, akta kelahiran hingga akta kematian, menjadi kebutuhan dasar masyarakat dalam mengakses pelayanan publik.
“Kesadaran administrasi kependudukan harus kita mulai dari keluarga,” kata Hj Suarni.
Menurutnya, setiap keluarga harus memastikan dokumen kependudukan yang dimiliki lengkap, valid dan sesuai dengan kondisi sebenarnya. Setiap perubahan dalam keluarga juga perlu segera diikuti dengan pembaruan data dan dokumen kependudukan.
Karena itu, ia meminta kader PKK dan Duta KISAK yang telah mendapatkan pembekalan agar aktif menyampaikan informasi tersebut kepada keluarga dan masyarakat di wilayah masing-masing.
“Kepada seluruh kader PKK dan Duta KISAK, saya berharap dapat menjadi teladan, edukator, fasilitator dan penggerak bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Hj Suarni juga tampil sebagai pemateri dengan membawakan materi “Penguatan Peran TP PKK dalam Mewujudkan Keluarga Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (KISAK)”.
Ia menjelaskan, TP PKK memiliki posisi strategis sebagai edukator, mediator, fasilitator, penggerak sekaligus mitra pemerintah dalam membantu keluarga memahami dan memenuhi kebutuhan administrasi kependudukan.
Iklan
Peran kader, kata dia, menjadi semakin penting karena mereka bersentuhan langsung dengan keluarga dan masyarakat hingga tingkat kecamatan, desa dan kelurahan.
Hj Suarni juga mengajak jajaran TP PKK memperkuat sinergi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan, serta berbagai pihak terkait lainnya. Kolaborasi tersebut diperlukan agar informasi dan akses pelayanan administrasi kependudukan semakin mudah dijangkau masyarakat.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Soppeng, Musriadi, SH, MH, menyampaikan materi “Penguatan Kualitas Administrasi Kependudukan sebagai Pondasi Pelayanan Publik.”
Musriadi menekankan pentingnya kualitas data kependudukan dalam mendukung pelayanan publik yang akurat dan efektif.
“Data kependudukan bukan hanya banyak, tapi benar, aman, konsisten, dan dapat dipercaya,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Musriadi turut memperkenalkan sejumlah inovasi pelayanan yang telah dijalankan Dinas Dukcapil Soppeng. Di antaranya Bayi Lahir Pulang Bawa Akta, perekaman KTP elektronik di sekolah, penerbitan Kartu Identitas Anak melalui kerja sama dengan instansi terkait, serta perekaman KTP elektronik bagi masyarakat berkebutuhan khusus.
Sosialisasi KISAK tersebut diikuti jajaran Dinas Dukcapil Soppeng, pengurus TP PKK Kabupaten Soppeng, Ketua TP PKK kecamatan, kelurahan dan desa se-Kabupaten Soppeng, Ketua Pokja I TP PKK kecamatan, Duta KISAK serta calon Kader KISAK.
Kegiatan turut dihadiri Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga, dr. Hj. Rahmawati, M.Kes., Sp.MK., Plt Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Soppeng Musriadi, SH, MH, para staf ahli, serta pengurus TP PKK Kabupaten Soppeng.
Hadir pula Ketua TP PKK kecamatan, kelurahan dan desa se-Kabupaten Soppeng bersama anggota, Ketua Pokja I TP PKK kecamatan, para Duta KISAK dan Kader KISAK.
Melalui gerakan KISAK, Hj Suarni berharap para kader tidak hanya memahami pentingnya administrasi kependudukan, tetapi juga mampu membawa pengetahuan tersebut ke tengah keluarga dan masyarakat.
Semangat itu dirangkum dalam satu pesan sederhana namun penting: “Satu Keluarga, Tertib Administrasi Kependudukan.”
Iklan


